Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terus memperkuat komitmen dalam upaya percepatan penurunan stunting melalui program lintas sektor yang terintegrasi dan berkelanjutan. Komitmen tersebut dibahas dalam laporan kegiatan Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2025 sekaligus penyusunan rencana program untuk tahun 2026. Bupati Indragiri Hilir, Herman bersama Wakil Bupati Yuliantini menegaskan bahwa penanganan stunting menjadi salah satu prioritas daerah dalam menciptakan generasi sehat dan berkualitas menuju visi Indonesia Emas 2045.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Yuliantini menekankan pentingnya dukungan anggaran yang lebih terarah agar program penanganan stunting dapat berjalan maksimal dan tepat sasaran. Menurutnya, pemerintah daerah perlu memastikan adanya alokasi anggaran yang lebih fokus terhadap program intervensi stunting pada tahun-tahun mendatang. “Penanganan stunting membutuhkan dukungan anggaran yang kuat dan terukur sehingga program yang dijalankan benar-benar memberikan dampak kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain penguatan anggaran, Pemkab Inhil juga mendorong peningkatan kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dalam penanganan stunting. Upaya tersebut dinilai tidak bisa hanya dibebankan kepada sektor kesehatan semata. Beberapa OPD seperti Dinas Pertanian dan Dinas PUPRKP diminta ikut berperan aktif melalui program bantuan bibit tanaman pangan, peningkatan sanitasi lingkungan, hingga penyediaan akses air bersih bagi masyarakat.

Pemerintah daerah juga berencana melakukan survei lapangan untuk mengidentifikasi faktor utama penyebab stunting di tengah masyarakat, mulai dari kondisi ekonomi keluarga, sanitasi lingkungan, hingga pola perilaku hidup masyarakat. Selain itu, edukasi terkait pentingnya imunisasi, pemenuhan gizi anak, serta penerapan pola hidup sehat akan terus diperkuat sebagai langkah pencegahan jangka panjang.

Ketua Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting Kabupaten Indragiri Hilir, Fihasrin, mengatakan sejumlah program lanjutan telah disiapkan untuk tahun 2026. Program tersebut meliputi peningkatan edukasi kesehatan masyarakat, pembangunan sarana sanitasi, hingga rencana pembentukan Poli Stunting di RSUD Puri Husada sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menekan angka stunting di Kabupaten Indragiri Hilir.