Sebelas kabupaten dan kota di Provinsi Riau diminta mengantisipasi potensi cuaca buruk yang diprediksi terjadi pada pergantian waktu dari sore menuju malam hari, Kamis (14/5/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi adanya akumulasi energi konvektif yang memicu hujan disertai kilat dan angin kencang.

Prakirawan BMKG Stasiun Pekanbaru Yudhistira menyebutkan bahwa kondisi cerah berawan pada pagi hari bukan menjadi jaminan cuaca akan stabil hingga penutup hari. Sebaliknya, wilayah pesisir maupun daratan tengah Riau memiliki kerentanan tinggi terhadap perubahan cuaca mendadak.

“Kami mengeluarkan peringatan dini khusus untuk wilayah Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir. Di wilayah-wilayah ini, intensitas hujan bisa mencapai level lebat yang berisiko memicu gangguan aktivitas,” kata Yudhistira dalam keterangan resminya.

Selain wilayah prioritas tersebut, daerah pendukung seperti Siak, Pelalawan, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Rokan Hilir, dan Kota Pekanbaru juga diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Kelembapan udara yang mencapai 99 persen menjadi faktor pendukung utama pembentukan awan hujan di sepanjang hari ini.

Suhu udara hari ini tercatat fluktuatif di angka 23 hingga 34 derajat Celsius. Angin yang bertiup dari tenggara ke barat daya dengan kecepatan hingga 30 kilometer per jam juga patut diwaspadai karena dapat menyertai turunnya hujan lebat.

Di sisi lain, kondisi di sektor perairan dilaporkan masih kondusif untuk pelayaran. Tinggi gelombang di perairan Riau diprediksi hanya berada di rentang 0,5 hingga 1,25 meter, yang tergolong dalam kategori rendah bagi kapal-kapal menengah dan besar. (*)