Puluhan warga di Desa Maju Jaya, Kabupaten Maju, Sumatera Barat, menggelar aksi protes menolak pembangunan pabrik limbah di wilayah mereka. Aksi protes tersebut dilakukan karena warga khawatir pembangunan pabrik limbah akan berdampak buruk pada lingkungan dan kesehatan mereka.

Dalam aksi tersebut, warga Desa Maju Jaya membentangkan spanduk bertuliskan “Tolak Pembangunan Pabrik Limbah di Desa Kami”. Mereka juga menyuarakan rasa tidak setuju mereka dengan adanya pabrik limbah tersebut. Menurut salah seorang warga, pembangunan pabrik limbah akan mengancam keberlangsungan hidup mereka dan merusak lingkungan sekitar.

Pemerintah Desa Maju Jaya sendiri telah memberikan izin untuk pembangunan pabrik limbah tersebut. Namun, warga tetap bersikeras menolak dan menuntut pemerintah desa untuk membatalkan izin tersebut. Mereka menilai bahwa kepentingan dan kebutuhan warga harus diutamakan daripada kepentingan pihak lain yang hendak membangun pabrik limbah.

Aksi protes tersebut berlangsung damai tanpa adanya insiden kekerasan. Para warga mengikuti aksi protes tersebut dengan tertib dan penuh kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan dan kesehatan mereka. Mereka berharap agar pemerintah desa dapat mendengarkan suara mereka dan membatalkan rencana pembangunan pabrik limbah.

Menurut Kepala Desa Maju Jaya, pembangunan pabrik limbah tersebut sudah melalui proses yang sesuai dengan aturan dan regulasi yang berlaku. Namun, pihaknya akan mempertimbangkan ulang atas tuntutan warga dan akan melakukan pertemuan untuk mencari solusi yang terbaik bagi semua pihak.

Aksi protes warga Desa Maju Jaya tersebut mendapatkan dukungan dari beberapa organisasi lingkungan dan aktivis lingkungan di daerah tersebut. Mereka menyatakan bahwa pembangunan pabrik limbah harus dilakukan dengan memperhatikan dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

Pemerintah Kabupaten Maju sendiri belum memberikan tanggapan resmi terkait aksi protes warga Desa Maju Jaya. Mereka menyatakan akan melakukan evaluasi terlebih dahulu sebelum mengambil langkah selanjutnya terkait pembangunan pabrik limbah tersebut.