Pada hari Minggu, 10 Oktober 2021, seorang warga sekitar, Budi Santoso, menyatakan kekecewaannya terhadap penanganan sampah di kota tersebut. Menurutnya, sampah-sampah yang berserakan di sepanjang jalan telah menjadi pemandangan yang tidak sedap dan merugikan lingkungan.
Budi Santoso merasa prihatin dengan kondisi lingkungan di kota tersebut yang semakin parah akibat minimnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya. “Saya berharap pemerintah segera mengambil tindakan yang lebih serius dalam menangani masalah ini sebelum semakin parah,” ujar Budi.
Pernyataan Budi tersebut mendapat tanggapan dari Dinas Lingkungan Hidup setempat. Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Andi Wijaya, mengakui bahwa masalah sampah memang menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Menurutnya, pihaknya terus melakukan upaya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Andi Wijaya juga menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai program sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait pengelolaan sampah yang baik dan benar. Namun, masih banyak masyarakat yang belum memahami pentingnya hal tersebut.
Dalam upaya menangani masalah sampah ini, pemerintah daerah juga telah bekerja sama dengan berbagai pihak terkait seperti komunitas peduli lingkungan dan perusahaan swasta. Mereka berkolaborasi dalam program-program pembersihan lingkungan dan pengelolaan sampah yang lebih baik.
Menyikapi hal tersebut, sejumlah warga lainnya juga ikut angkat bicara. Salah seorang warga, Siti Rahmah, menyatakan bahwa kesadaran masyarakat dalam membuang sampah masih rendah. “Kita semua harus berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan agar bisa hidup sehat dan nyaman,” ujar Siti.
Dengan adanya kritik dan masukan dari masyarakat, diharapkan pemerintah daerah dapat lebih giat lagi dalam penanganan masalah sampah. Kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.