Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan oleh tim penyelidikan, diketahui bahwa kebakaran yang terjadi di Pasar Senen pada hari Minggu kemarin disebabkan oleh korsleting listrik. “Setelah melakukan investigasi, kami menemukan bahwa sumber kebakaran berasal dari korsleting listrik di salah satu kios yang menjual perlengkapan elektronik,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta, Budi Santoso.
Kebakaran yang terjadi pada pukul 09.00 pagi tersebut mengakibatkan kerugian hingga puluhan juta rupiah. “Saat kebakaran terjadi, kami langsung berusaha memadamkan api dan evakuasi para pedagang yang berada di sekitar lokasi kejadian,” ujar Budi.
Dalam kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Namun, beberapa pedagang mengalami luka bakar dan mengalami kerugian materi. “Kami berterima kasih kepada petugas pemadam kebakaran yang sigap dalam menangani kejadian ini,” ungkap salah seorang pedagang yang turut menjadi korban kebakaran.
Pasar Senen yang merupakan salah satu pasar tradisional terbesar di Jakarta ini sempat ditutup sementara untuk dilakukan proses pemadaman dan pembersihan. “Kami berharap agar para pedagang dapat segera bangkit dari musibah ini dan kembali beraktivitas seperti biasa,” tutur Kepala Pasar Senen, Andi Wijaya.
Pihak kepolisian juga turut melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran ini. “Kami akan memastikan bahwa tidak ada unsur kesengajaan dalam kejadian ini dan akan menindaklanjuti temuan dari tim penyelidik,” kata Kepala Kepolisian Jakarta Pusat, Komisaris Besar Pratomo.