Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggelar vaksinasi massal di Monas mulai hari ini, Kamis (1/7). Kegiatan vaksinasi massal ini akan dimulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan vaksinasi massal ini adalah untuk meningkatkan tingkat vaksinasi di Jakarta.
“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya untuk meningkatkan tingkat vaksinasi di Jakarta. Dengan adanya kegiatan vaksinasi massal ini di Monas, kami berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi dalam melawan COVID-19,” ujar Anies Baswedan.
Vaksinasi massal di Monas akan menggunakan vaksin Sinovac dan AstraZeneca. Masyarakat yang ingin divaksin di Monas diharapkan untuk mendaftar terlebih dahulu melalui aplikasi PeduliLindungi. Selain itu, peserta vaksinasi juga diwajibkan untuk membawa KTP dan kartu vaksinasi bagi yang sudah pernah divaksin sebelumnya.
Kegiatan vaksinasi massal ini juga akan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Seluruh peserta vaksinasi diharuskan untuk menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan sebelum dan sesudah divaksin.
Anies Baswedan juga menegaskan bahwa vaksinasi massal di Monas ini tidak dipungut biaya alias gratis. Masyarakat diminta untuk tidak percaya jika ada pihak yang meminta uang dalam proses vaksinasi.
“Vaksinasi massal di Monas ini gratis. Tidak ada biaya yang harus dikeluarkan oleh masyarakat. Jadi, masyarakat diharapkan untuk waspada terhadap oknum yang mencoba meminta uang dalam proses vaksinasi,” tambah Anies Baswedan.
Dengan adanya kegiatan vaksinasi massal di Monas ini, diharapkan tingkat vaksinasi di Jakarta dapat meningkat secara signifikan. Pemerintah terus mengimbau masyarakat untuk aktif dalam program vaksinasi agar pandemi COVID-19 segera dapat diatasi.