Aktris Bollywood terkenal, Kajol, akhirnya memberikan penjelasan mengenai alasan di balik keputusannya untuk menolak adegan ciuman dalam film selama bertahun-tahun. Keputusan tersebut bukanlah tanpa pertimbangan, tetapi didasari oleh kenyamanan pribadi dan prinsip dalam berakting.

Kajol, bintang film Kuch Kuch Hota Hai, mengakui bahwa ia selalu merasa tidak nyaman dengan adegan kemesraan fisik di depan kamera. Bagi Kajol, akting lebih tentang menyampaikan emosi daripada sekadar menunjukkan kontak fisik.

Dalam sebuah wawancara dengan media India, Kajol menegaskan bahwa banyak adegan intim sering dimasukkan bukan karena kebutuhan cerita, tetapi hanya sebagai tambahan atau daya tarik visual.

“Jika sebuah adegan tidak memberikan nilai tambah pada karakter atau cerita, maka itu tidak diperlukan,” ungkap Kajol.

Selama hampir tiga dekade, Kajol lebih memilih membangun chemistry melalui ekspresi, dialog, dan kedalaman emosi dalam aktingnya. Pendekatan ini menjadi ciri khas yang memperkuat kualitas aktingnya dalam berbagai film.

Namun, dalam proyek terbarunya, The Trial, Kajol mulai melonggarkan prinsip tersebut. Keputusan ini diambil semata-mata karena tuntutan karakter yang ia perankan, bukan karena perubahan prinsipnya.

Karakter yang diperankan oleh Kajol membutuhkan adegan intim untuk menyampaikan sisi emosional dan kompleksitas hubungan yang lebih dalam. Meski demikian, Kajol tetap memastikan bahwa proses pengambilan gambar dilakukan dengan profesional dan nyaman.

Melalui sikapnya, Kajol menunjukkan bahwa batasan pribadi dapat tetap dijaga seiring dengan profesionalisme, dan bahwa seni peran tidak selalu harus bergantung pada eksploitasi fisik untuk menyampaikan cerita.