Para karyawati yang tergabung dalam Srikandi PT PLN Nusantara Power UP Tenayan di Pekanbaru menunjukkan dedikasi luar biasa dalam aksi nyata kemanusiaan sebagai bagian dari peringatan Hari Kartini. Mereka turun langsung menjadi garda terdepan dalam misi tanggap bencana dan penyaluran bantuan sosial di wilayah Riau dan sekitarnya.
Aksi ini merupakan bagian dari visi perusahaan untuk meningkatkan martabat masyarakat secara inklusif. Para Srikandi menyalurkan bantuan logistik dan obat-obatan bagi warga terdampak bencana, serta memberikan santunan kepada anak yatim dan paket kebutuhan pokok bagi fakir miskin di sekitar wilayah Ring 1 PLTU Tenayan.
Manager UP Tenayan, Bapak Khoirul Huda, menyatakan bahwa keterlibatan aktif Srikandi dalam peringatan Hari Kartini menunjukkan peran strategis perempuan dalam membangun harmonisasi antara perusahaan dan lingkungan. Dia juga menekankan bahwa Srikandi merupakan representasi humanis dari teknologi pembangkitan dan memiliki empati sosial yang tinggi.
Perwakilan Srikandi PLN NP UP Tenayan menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi wadah bagi para karyawati untuk menyalurkan semangat kepedulian di tengah-tengah rutinitas pekerjaan teknis. Mereka percaya bahwa energi yang mereka kelola harus sejalan dengan energi kebaikan yang mereka bagikan kepada sesama.
Dalam aksi ini, para Srikandi menunjukkan bahwa semangat Kartini masih tetap hidup melalui empati sosial yang mereka tunjukkan. Mereka memberikan bantuan secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan, menunjukkan bahwa profesionalisme dan empati bisa bersinergi dalam upaya kemanusiaan.
Melalui kegiatan ini, para karyawati PLN NP UP Tenayan membuktikan bahwa perempuan memiliki peran yang penting dalam membangun hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat. Mereka menunjukkan bahwa semangat emansipasi Kartini masih relevan dalam konteks kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat.
Dengan turun langsung ke lapangan dan memberikan bantuan secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan, para Srikandi menunjukkan bahwa mereka bukan hanya sebagai karyawan teknis, tetapi juga sebagai agen perubahan yang peduli terhadap sesama. Aksi ini menjadi contoh nyata bagaimana perusahaan bisa berkontribusi secara positif dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.