Beberapa sekolah di Bengkalis yang sebelumnya menerima program makan bergizi Gratis (MBG) dari dapur SPPG Bengkalis Kota 3 yang dikelola oleh Yayasan Cita Nusantara Indonesia, mulai Jumat 17 April 2026, menghentikan penyaluran MBG.
Kepala Sekolah SDN 1 Bengkalis, Budi Santoso, mengatakan bahwa penghentian penyaluran program MBG tersebut disebabkan oleh adanya perubahan kebijakan dari pemerintah terkait program tersebut.
Pihak Yayasan Cita Nusantara Indonesia juga memberikan konfirmasi terkait penghentian penyaluran MBG di beberapa sekolah di Bengkalis. Mereka menegaskan bahwa hal tersebut dilakukan sebagai langkah menyesuaikan diri dengan kebijakan baru terkait program tersebut.
Para orang tua siswa yang merasa terdampak dengan penghentian program MBG ini menyampaikan kekecewaan mereka. Mereka berharap agar pihak terkait dapat segera mencarikan solusi terbaik agar program tersebut dapat kembali berjalan.
Sementara itu, Dinas Pendidikan Bengkalis belum memberikan tanggapan resmi terkait penghentian penyaluran program MBG di beberapa sekolah di daerah tersebut.
Penghentian penyaluran program MBG ini juga menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat Bengkalis. Beberapa pihak mendukung kebijakan tersebut sementara yang lain menilai bahwa program tersebut sangat bermanfaat bagi siswa yang kurang mampu.
Hingga saat ini, belum ada kepastian apakah program MBG akan kembali dilanjutkan di sekolah-sekolah di Bengkalis yang sebelumnya menerimanya.
Para siswa di sekolah-sekolah yang sebelumnya menerima program MBG juga turut merasakan dampak dari penghentian program tersebut. Mereka berharap agar program tersebut dapat kembali berjalan secepatnya.
Penghentian penyaluran program MBG di beberapa sekolah di Bengkalis juga menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat terkait rencana pemerintah terkait program-program kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.