Pemerintah Provinsi Riau akan bekerja sama dengan pihak swasta untuk menyelesaikan perbaikan kerusakan jalan di ruas Simpang Minas hingga Simpang Tualang Timur, Kabupaten Siak. Langkah ini diambil untuk mempercepat pemulihan infrastruktur sepanjang 3,8 kilometer yang telah dikeluhkan oleh warga melalui aksi penutupan jalan di Simpang Perawang.

Keputusan ini diambil setelah dilakukan dialog antara jajaran Pemerintah Provinsi Riau, warga, dan unsur pimpinan kecamatan di Minas pada Kamis (16/4/2026). Dalam pertemuan itu, disepakati skema pengerjaan yang membagi penanganan jalan menjadi dua jalur pendanaan, yaitu melalui anggaran daerah dan partisipasi dunia usaha.

Plt Kepala Dinas PUPRPKPP Riau, Thomas Larfo Dimeira, menyatakan bahwa pengerjaan fisik yang didanai oleh pemerintah dijadwalkan akan dimulai pada akhir Mei 2026. Fokus awal pembangunan akan menggunakan metode beton semen (rigid pavement).

Pengerjaan sisa kerusakan jalan sepanjang 2,8 kilometer yang belum tertampung dalam anggaran rutin akan dioptimalkan dengan melibatkan peran perusahaan yang beroperasi di wilayah Siak. Kolaborasi ini dianggap penting agar seluruh ruas jalan yang rusak dapat segera ditangani tanpa harus menunggu siklus anggaran tahun berikutnya.

Thomas menekankan bahwa penentuan titik perbaikan akan melibatkan masyarakat secara langsung untuk memastikan bahwa pengerjaan di lapangan benar-benar menyasar area yang paling mendesak bagi mobilitas warga. Dia juga menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Riau siap mengambil alih sisa perbaikan secara menyeluruh jika terjadi perubahan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Riau di masa mendatang.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Thomas, Kepala Dinas PU Siak Ardi, Camat Minas, Lurah Minas Jaya, serta unsur Forkopimcam termasuk Kapolsek dan Danramil. Melalui kesepakatan ini, diharapkan warga akan membuka kembali akses jalan demi menjaga kelancaran aktivitas ekonomi dan logistik di wilayah tersebut.