Program Kurnia Wakaf Al-Qur’an yang digagas untuk mendukung para penghafal Al-Qur’an, termasuk di lingkungan perguruan tinggi, mendapat apresiasi dari Wakil Rektor III Universitas Lancang Kuning (Unilak), Dr. Hardi SE MM. Apresiasi tersebut disampaikan saat penyerahan wakaf Al-Qur’an kepada delapan mahasiswa Unilak dari berbagai fakultas di aula Gedung Rektorat.

Dr. Hardi menyatakan bahwa program ini tidak hanya sebagai bentuk kepedulian sosial, tetapi juga sebagai amal jariyah yang memberikan manfaat berkelanjutan. “Kami mengucapkan terima kasih atas program wakaf ini. Ini adalah program mulia yang sangat baik untuk mendukung generasi muda agar lebih memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an,” ujarnya.

Penggagas program, Fahri Yasin, menjelaskan bahwa penyaluran mushaf dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab kepada para pewakaf sekaligus memberikan motivasi kepada mahasiswa penghafal Al-Qur’an. Ia menegaskan bahwa mushaf yang dibagikan berasal dari para donatur (pewakaf), yang namanya tercantum pada setiap Al-Qur’an sebagai bentuk transparansi dan penghargaan.

Program Kurnia Wakaf Al-Qur’an merupakan gerakan berbasis komunitas yang fokus pada penghimpunan dan penyaluran mushaf kepada para santri dan mahasiswa, guna mendukung upaya membumikan Al-Qur’an di wilayah Riau. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya menerima bantuan fisik, tetapi juga semakin termotivasi untuk menjadi generasi Qur’ani yang berkontribusi bagi bangsa dan daerah.

Dengan demikian, program ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi para penghafal Al-Qur’an di Unilak. Keberlangsungan program ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an di kalangan generasi muda.

Penyaluran mushaf Al-Qur’an kepada mahasiswa Unilak menjadi langkah konkrit dalam mendukung generasi muda dalam memahami dan mengamalkan ajaran suci Al-Qur’an. Dengan adanya program ini, diharapkan semakin banyak mahasiswa yang termotivasi untuk menghafal dan membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Dukungan Program Kurnia Wakaf Al-Qur’an kepada para penghafal Al-Qur’an merupakan bentuk nyata dari kepedulian sosial dan pendidikan dalam memperkuat pemahaman agama di kalangan generasi muda. Program ini juga memberikan motivasi kepada para mahasiswa untuk terus menghafal dan memahami isi Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

Dengan demikian, Program Kurnia Wakaf Al-Qur’an diharapkan dapat terus konsisten dalam mendukung para penghafal Al-Qur’an di lingkungan Unilak. Apresiasi dari Wakil Rektor III Unilak menjadi dorongan positif untuk melanjutkan program ini demi keberlangsungan pendidikan agama di perguruan tinggi.