Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau melalui Fakultas Pertanian dan Peternakan menggelar International Lecture bertema “Sustainable Cattle–Oil Palm Integration System for Future Agriculture” pada Kamis (9/4/2026) di Auditorium Lantai 5 Gedung Rektorat UIN Suska Riau. Acara ini dihadiri oleh akademisi dari Wageningen University, Belanda, Prof. Maja Slingerland dan Dr. Aaf, serta jajaran pimpinan fakultas, dosen, dan mahasiswa.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga UIN Suska Riau, Prof. Raihani, M.Ed., Ph.D, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia memperkenalkan sejarah dan perkembangan UIN Suska Riau yang telah bertransformasi dari IAIN pada 1970 menjadi UIN pada 2005. Saat ini, UIN Suska Riau memiliki delapan fakultas dan 57 program studi dari jenjang sarjana hingga pascasarjana, dengan tujuan mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam ilmu pengetahuan modern.

Prof. Maja Slingerland menjelaskan konsep pertanian regeneratif yang mencakup praktik seperti rotasi tanaman, penggunaan tanaman penutup tanah, pemanfaatan residu organik, serta integrasi tanaman dan peternakan untuk menjaga kesehatan tanah dan keberlanjutan ekosistem pertanian. Diskusi juga menekankan pentingnya pendekatan berbasis data dan riset empiris dalam mengembangkan sistem pertanian berkelanjutan, untuk memperkuat inovasi serta menjawab tantangan pengembangan pertanian tropis di masa depan.

Dengan kegiatan ini, UIN Suska Riau menegaskan komitmen untuk menjadi pusat pengembangan ilmu pertanian berkelanjutan yang berdaya saing global, sekaligus mendorong lahirnya riset dan kebijakan yang mendukung transformasi sektor pertanian di tingkat lokal maupun nasional. Berita ini mencerminkan upaya universitas dalam memperkuat kolaborasi global dalam bidang pertanian berkelanjutan, sebagai langkah strategis untuk menjawab tantangan pertanian di era yang akan datang. Demikianlah berita ini disampaikan untuk memberikan informasi mengenai kegiatan International Lecture yang diadakan oleh UIN Suska Riau demi kemajuan sektor pertanian dan peternakan di Indonesia.