Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru memastikan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP dan Paket B berjalan lancar hingga hari ketiga, tanpa kendala berarti. Pelaksana Tugas Kepala Disdik Pekanbaru, Syafrian Tommy, menyebutkan bahwa sejumlah kendala teknis kecil yang muncul saat gladi telah berhasil diantisipasi dan tidak mengganggu jalannya ujian secara keseluruhan.

Sebagai langkah antisipasi, Disdik Pekanbaru telah menyiapkan gelombang khusus atau gelombang kelima yang dijadwalkan pada 15–16 April 2026. Gelombang ini diperuntukkan bagi sekolah atau peserta yang mengalami kendala saat pelaksanaan TKA. “Kita siapkan gelombang khusus bagi yang terdampak gangguan, baik teknis maupun kondisi tertentu,” ujar Syafrian.

Syafrian juga berharap dukungan dari PLN dan penyedia jaringan internet untuk menjaga stabilitas selama pelaksanaan ujian berbasis online tersebut. Selain itu, siswa yang berhalangan hadir karena sakit tetap diberi kesempatan mengikuti TKA. Jika memungkinkan, ujian dapat dilakukan di lokasi perawatan dengan pengawasan. Jika tidak, peserta dapat mengikuti gelombang susulan yang telah disediakan.

Diketahui, jumlah peserta TKA tingkat SMP di Pekanbaru mencapai sekitar 14 ribu siswa, ditambah 725 peserta dari jalur pendidikan nonformal. Antisipasi gangguan TKA ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan lancar dan adil. Disdik Pekanbaru berkomitmen untuk memberikan kesempatan yang sama bagi semua peserta ujian, termasuk bagi yang mengalami kendala teknis atau kondisi tertentu.

Dengan adanya gelombang khusus, diharapkan tidak ada peserta yang terlewatkan untuk mengikuti TKA. Hal ini juga menunjukkan keseriusan Disdik Pekanbaru dalam memastikan bahwa proses ujian berjalan dengan lancar dan transparan. Seluruh pihak, termasuk PLN dan penyedia jaringan internet, diharapkan dapat memberikan dukungan penuh demi suksesnya pelaksanaan ujian.