Pemerintah Kabupaten Bandung menegaskan bahwa tidak ada rencana lockdown total di wilayah tersebut meskipun kasus Covid-19 terus meningkat. Hal ini disampaikan oleh Bupati Bandung, Dadang Supriatna, dalam konferensi pers yang digelar pada hari Jumat (12/11).
“Kami ingin memastikan kepada masyarakat bahwa tidak ada rencana lockdown total di Kabupaten Bandung. Upaya yang dilakukan saat ini hanyalah pembatasan aktivitas masyarakat untuk mengendalikan penyebaran virus,” kata Dadang.
Pihaknya juga menambahkan bahwa kebijakan pembatasan aktivitas ini akan terus dievaluasi sesuai dengan perkembangan situasi di lapangan. “Kami akan terus memonitor perkembangan kasus Covid-19 dan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan rekomendasi dari tim ahli kesehatan,” tambahnya.
Meskipun demikian, Dadang mengingatkan masyarakat untuk tetap patuh terhadap protokol kesehatan dan mematuhi aturan yang telah ditetapkan. “Kami membutuhkan kerjasama dari semua pihak untuk bersama-sama melawan pandemi ini. Mari kita jaga diri kita dan orang-orang terdekat agar terhindar dari virus,” ujarnya.
Sementara itu, data terbaru dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung menunjukkan bahwa kasus Covid-19 terus mengalami peningkatan. Hingga saat ini, terdapat 500 kasus aktif di wilayah tersebut dengan tingkat kesembuhan yang masih rendah.
Dadang juga mengimbau masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi sebagai langkah preventif terhadap penyebaran virus. “Vaksinasi merupakan salah satu cara terbaik untuk melindungi diri kita dari Covid-19. Mari kita jadikan vaksinasi sebagai prioritas dalam upaya melawan pandemi ini,” tutupnya.