Pencarian bocah 4,5 tahun bernama Rayendra yang hilang di Sungai Kuantan telah memasuki hari kedua. Kejadian tersebut terjadi pada Jumat sore sekitar pukul 16.00 WIB di Desa Teluk Pauh, Kecamatan Cerenti. Hingga Ahad (5/4) siang ini, Rayendra masih belum ditemukan.
Tim pencarian yang terdiri dari 75 orang, termasuk BPBD, Basarnas, Satpol PP-PKP, dan jajaran Polsek Cerenti, turun ke sungai yang arusnya sedang deras. Mereka juga dibantu oleh warga desa yang turut serta dalam pencarian. Sebanyak 14 perahu karet dan mesin telah dikerahkan untuk membantu dalam pencarian.
Camat Cerenti, Erialis, menyatakan bahwa hingga siang ini, tim pencarian belum berhasil menemukan Rayendra. Pencarian bahkan telah menyisir wilayah jauh hingga ke Silunak, Peranap, wilayah Indragiri Hulu. Wakil Bupati Kuansing, H. Muklisin, juga memberikan semangat kepada tim dan keluarga Rayendra di lokasi pencarian.
Tim Basarnas menggunakan teknologi alat pendeteksi benda di kedalaman sungai untuk membantu dalam pencarian. Namun, belum ada tanda-tanda keberadaan korban di dasar Sungai Kuantan. Strategi pencarian dilakukan dengan pembagian tim ke tiga bagian, yaitu menyisir pinggiran sungai, di tengah sungai, dan di sisi seberang sungai. Titik awal jatuhnya Rayendra tetap di Desa Teluk Pauh.
Erialis mengungkapkan bahwa tim pencarian terus berusaha dan meminta masyarakat untuk terus berdoa. Masyarakat Cerenti pun hanya bisa menatap aliran sungai, berharap agar Sungai Kuantan segera memulangkan Rayendra dalam kondisi apapun. Saat ini, Rayendra masih belum ditemukan dan pencarian terus dilakukan dengan penuh upaya dan doa dari semua pihak terkait.