Pemerintah Provinsi Riau bersama Kementerian Lingkungan Hidup memperkuat kolaborasi dalam pengembangan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai solusi pengelolaan sampah berbasis teknologi tinggi. Komitmen tersebut ditegaskan dalam pertemuan antara Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, dengan Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Dalam rencana tersebut, lima daerah di Riau disiapkan sebagai lokasi pembangunan PSEL, yakni Pekanbaru, Siak, Kampar, Pelalawan, dan Bengkalis. Pemprov Riau juga menyiapkan lahan seluas 10 hektare untuk mendukung pembangunan fasilitas tersebut. Nantinya, pengelolaan teknis akan menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, sementara daerah berperan dalam memastikan pasokan sampah.

SF Hariyanto menjelaskan, proyek ini dirancang sebagai solusi regional dengan menggabungkan potensi timbulan sampah dari beberapa daerah agar memenuhi kebutuhan minimal 1.000 ton per hari. Selain mengatasi persoalan sampah, PSEL juga diharapkan mampu menghasilkan energi listrik yang bernilai ekonomis.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menegaskan bahwa teknologi berbasis energi menjadi solusi efektif untuk pengelolaan sampah skala besar. Namun, ia menekankan pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumber sebagai kunci keberhasilan program tersebut.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, pembangunan PSEL di Riau diharapkan mampu mengakhiri praktik pembuangan terbuka (open dumping) sekaligus menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.

Sebagai langkah awal, Pemerintah Provinsi Riau bersama Kementerian Lingkungan Hidup akan memulai pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di lima daerah di Riau, yaitu Pekanbaru, Siak, Kampar, Pelalawan, dan Bengkalis. Pemprov Riau telah menyiapkan lahan seluas 10 hektare untuk mendukung proyek tersebut, dengan harapan dapat menghasilkan energi listrik yang bernilai ekonomis dari pengelolaan sampah.

Teknologi berbasis energi diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam mengelola sampah skala besar, namun pentingnya pemilahan sampah sejak sumber juga menjadi fokus utama dalam program ini. Dengan demikian, diharapkan pembangunan PSEL di Riau dapat membawa perubahan positif dalam pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.