Dinas Kesehatan Provinsi Riau merilis data terkait kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) yang terjadi dalam rentang waktu 28 tahun terakhir, mulai dari tahun 1997 hingga 2025. Dari data yang dirilis, tercatat sebanyak 11.336 kasus HIV, dengan 6.990 orang yang masih hidup hingga saat ini.

Kepala Dinas Kesehatan Riau, Zulkifli, menyampaikan bahwa kasus HIV terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Data tersebut mencakup periode 1997 hingga 2025, dengan jumlah kasus yang terjadi pada setiap tahunnya, seperti pada tahun 1997-2005 sebanyak 85 kasus, 2006 sebanyak 80 kasus, dan seterusnya.

Pada tahun 2013 hingga 2025, terjadi peningkatan jumlah kasus HIV, dimana pada tahun 2025 terdapat 1051 kasus yang tercatat. Seluruh kasus tersebut tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Riau, dengan Kota Pekanbaru menjadi penyumbang kasus terbanyak, mencapai 58,20 persen.

Selain Kota Pekanbaru, kasus HIV juga ditemukan di Kabupaten Bengkalis, Kota Dumai, Kabupaten Pelalawan, Rokan Hilir, dan Indragiri Hilir. Jumlah kasus tertinggi juga terjadi di Kabupaten Bengkalis dengan 951 kasus, diikuti oleh Kota Dumai dengan 855 kasus.

Dinas Kesehatan Provinsi Riau mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap penyakit HIV/AIDS. Masyarakat diminta untuk meningkatkan pemahaman dan edukasi tentang penyakit menular ini, serta menghindari perilaku seksual berisiko.

Selain itu, penting bagi masyarakat untuk melakukan skrining rutin, menggunakan pengaman atau kondom, menghindari penggunaan jarum suntik bersama, dan menjalani terapi ARV bagi yang sudah terinfeksi HIV. Tindakan preventif ini diharapkan dapat membantu dalam mencegah penularan HIV di masyarakat.