Sebuah kebakaran hebat terjadi di sebuah pabrik tekstil di kawasan Industri Majalaya, Jawa Barat pada Selasa (12/10) malam. Kebakaran tersebut disebabkan oleh korsleting listrik dan cepat merembet ke seluruh bangunan pabrik yang terbuat dari bahan yang mudah terbakar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung, Dedy Kusmayadi mengatakan, “Kami menerima laporan kebakaran sekitar pukul 20.00 WIB dan langsung mengerahkan 10 unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api yang meluas.”
Puluhan pekerja pabrik yang sedang bekerja saat kebakaran terjadi berhasil menyelamatkan diri namun beberapa di antaranya mengalami luka bakar dan sesak napas akibat asap yang tebal. Mereka segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api setelah berjuang selama 4 jam lamanya. Namun, bangunan pabrik sudah ludes terbakar dan menyisakan puing-puing yang masih membara.
Pemilik pabrik, Budi Santoso, mengaku sangat terpukul melihat pabrik yang sudah dibangunnya selama puluhan tahun hancur dilalap si jago merah. “Ini adalah musibah besar bagi kami. Kami akan berusaha bangkit kembali meskipun harus memulai dari nol,” ujarnya dengan suara terbata-bata.
Masyarakat sekitar turut prihatin dengan kejadian ini dan memberikan bantuan kepada para korban kebakaran. Mereka mendirikan posko pengungsian sementara dan mengumpulkan donasi untuk membantu para pekerja pabrik yang kehilangan tempat kerja akibat kebakaran.
Kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya kebakaran di pabrik tekstil tersebut. Mereka juga akan memeriksa kembali izin bangunan dan sistem keamanan yang ada di pabrik tersebut.
Pemerintah setempat juga berencana memberikan bantuan dan dukungan kepada para korban kebakaran, termasuk memberikan bantuan untuk membangun kembali pabrik yang terbakar.
Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, Siti Nurhayati, mengatakan, “Kami akan segera menyalurkan bantuan kepada para korban kebakaran dan memberikan pendampingan serta bantuan psikologis bagi mereka yang mengalami trauma akibat kejadian ini.”
Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat kebakaran tersebut. Namun, kerugian material akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Para pekerja pabrik juga akan terus mendapatkan pendampingan dan bantuan dari pemerintah setempat untuk membantu mereka pulih dari musibah ini.