Pemko Pekanbaru mempercepat pemerataan akses internet bagi masyarakat dengan menyediakan WiFi publik di berbagai titik strategis. Program ini bertujuan untuk menjangkau kebutuhan warga hingga tingkat rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW).

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan bahwa setiap titik WiFi dirancang mampu melayani sekitar 100 hingga 500 pengguna. Fasilitas ini akan ditempatkan di ruang terbuka, pojok baca, lingkungan permukiman, dan sejumlah sekolah yang aman dan sesuai ketentuan.

Menurut Agung, WiFi publik tidak hanya berfungsi sebagai sarana akses internet, tetapi juga sebagai upaya meningkatkan kualitas literasi dan pelayanan publik. Namun, pemko memastikan penggunaan jaringan tetap terkontrol dengan membatasi akses terhadap konten negatif, seperti praktik judi daring dan aktivitas digital yang tidak produktif.

Pemko Pekanbaru juga akan mengintegrasikan program WiFi publik dengan layanan pengaduan masyarakat melalui program “Lapor Pak Camat”. Hal ini memungkinkan warga untuk berkomunikasi langsung dengan aparatur pemerintah, dari OPD hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.

Nomor kontak pejabat terkait akan dipublikasikan secara terbuka agar masyarakat dapat menyampaikan laporan, keluhan, maupun aspirasi dengan mudah dan cepat. Agung juga menyebut bahwa akan dilakukan survei berkala untuk memastikan efektivitas layanan tersebut.

Pemko Pekanbaru menargetkan setiap lingkungan RT dan RW memiliki titik akses WiFi, sehingga masyarakat tidak terkendala kuota internet saat membutuhkan akses informasi dan layanan digital.