Pemerintah Kota Jakarta Barat berencana untuk melakukan penataan kembali terhadap sejumlah pasar tradisional di wilayah tersebut. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pasar dan memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun pengunjung pasar.

“Kami akan melakukan penataan kembali terhadap pasar-pasar tradisional di Jakarta Barat agar lebih tertata dengan baik. Hal ini juga bertujuan untuk memberikan fasilitas yang lebih baik bagi pedagang dan pengunjung,” kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Jakarta Barat, Ahmad Fauzi.

Penataan pasar tradisional ini direncanakan akan dilakukan dalam waktu dekat, tepatnya dalam dua bulan ke depan. Diharapkan dengan penataan ini, pasar tradisional di Jakarta Barat dapat lebih bersih, rapi, dan nyaman untuk berbelanja.

“Kami berencana untuk segera melakukan penataan pasar tradisional dalam waktu dua bulan ke depan. Kami berharap dengan penataan ini, pasar tradisional dapat menjadi tempat yang lebih nyaman bagi pedagang dan pengunjung,” jelas Ahmad Fauzi.

Pasar-pasar tradisional yang akan ditata ulang di antaranya adalah Pasar Tanah Abang, Pasar Angke, dan Pasar Kebon Jeruk. Penataan pasar tersebut akan meliputi penataan kios, penambahan fasilitas toilet, serta peningkatan kebersihan pasar secara keseluruhan.

“Kami akan mulai dengan pasar-pasar yang membutuhkan penataan, seperti Pasar Tanah Abang, Pasar Angke, dan Pasar Kebon Jeruk. Penataan akan meliputi peningkatan kios, penambahan fasilitas toilet, dan peningkatan kebersihan pasar secara keseluruhan,” tambah Ahmad Fauzi.

Selain itu, pemerintah juga akan menggelar sosialisasi kepada pedagang pasar tradisional tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kerapihan pasar. Hal ini dilakukan agar para pedagang dapat turut serta dalam menjaga kebersihan pasar.

“Kami juga akan menggelar sosialisasi kepada pedagang pasar tradisional tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kerapihan pasar. Kami berharap para pedagang dapat turut serta dalam menjaga kebersihan pasar agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada pengunjung,” tutup Ahmad Fauzi.