Seorang pria yang melakukan aksi berjoget di dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuai kecaman publik. Video tersebut viral dan menunjukkan aktivitas yang dianggap tidak pantas serta dilakukan tanpa perlengkapan keselamatan kerja. Badan Gizi Nasional (BGN) merespon dengan mengambil tindakan tegas. Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menyatakan kekecewaannya terhadap perilaku mitra tersebut.
Setelah dilakukan pengecekan, dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik pria tersebut diketahui tidak memenuhi standar teknis. Beberapa pelanggaran yang ditemukan antara lain tata letak dapur yang tidak sesuai serta sistem pengolahan limbah yang bermasalah. Sebagai respons, BGN memutuskan untuk sementara memberhentikan operasional SPPG tersebut dan memberikan teguran keras kepada pemiliknya.
Pria tersebut diketahui memiliki total tujuh titik dapur MBG, namun baru satu yang beroperasi. Sisanya masih dalam tahap persiapan dan akan diawasi ketat oleh BGN. BGN menekankan bahwa program MBG bukan hanya proyek bisnis, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan gizi dan kualitas generasi muda.
Kasus ini menjadi pengingat bagi seluruh mitra program untuk menjalankannya sesuai standar dan menjaga etika, terutama dalam fasilitas yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik. Hal ini juga menunjukkan pentingnya kepatuhan terhadap aturan dan pedoman yang telah ditetapkan.