Harga emas bersertifikasi PT Aneka Tambang (Antam) mengalami penurunan signifikan setelah perayaan Lebaran Idulfitri pada perdagangan Senin, 23 Maret 2026. Penurunan ini menjadi sorotan utama di pasar komoditas.

Menurut data yang tercatat, harga emas Antam turun sebesar Rp 5.000 per gram menjadi Rp 900.000 per gram pada hari Senin. Penurunan ini mencapai 0,55 persen dari harga sebelumnya.

Anjloknya harga emas ini disebabkan oleh melemahnya permintaan pasar pasca perayaan Lebaran Idulfitri. Para pelaku pasar cenderung untuk menjual emas mereka setelah liburan panjang tersebut.

“Penurunan harga emas Antam ini dipicu oleh kondisi pasar yang sepi setelah liburan Lebaran. Para investor cenderung untuk menjual emas mereka,” kata seorang analis pasar komoditas.

Meskipun harga emas Antam turun, namun harga emas dunia justru mengalami kenaikan. Harga emas dunia naik sebesar 0,2 persen menjadi US$ 1.800 per troy ounce pada perdagangan Senin.

“Meskipun harga emas dunia naik, namun harga emas Antam terus mengalami penurunan. Hal ini menjadi perhatian bagi para investor yang tengah mengamati pasar komoditas,” ujar seorang ahli ekonomi.

Para analis pasar memperkirakan bahwa harga emas Antam masih akan berfluktuasi dalam beberapa hari ke depan. Faktor-faktor seperti kondisi pasar global dan kebijakan pemerintah akan turut memengaruhi pergerakan harga emas.

Meskipun demikian, para investor diminta untuk tetap tenang dan memantau perkembangan harga emas Antam dengan seksama. Langkah yang tepat dalam menghadapi fluktuasi harga emas adalah dengan melakukan analisis pasar yang mendalam.