Pada tanggal 15 Februari 2022, di Jakarta, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah mengumumkan bahwa industri pariwisata Indonesia akan segera pulih dan bangkit kembali setelah mengalami penurunan selama pandemi COVID-19. Hal ini disampaikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, yang optimis dengan adanya peningkatan minat wisatawan dalam negeri maupun mancanegara.
Menurut Sandiaga Uno, peningkatan minat wisatawan tersebut tidak lepas dari berbagai program stimulus yang telah diluncurkan oleh pemerintah, seperti program vaksinasi massal dan insentif pajak bagi pelaku usaha pariwisata. Hal ini diharapkan dapat memacu pertumbuhan sektor pariwisata dan memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional.
Sementara itu, Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI), Wishnutama Kusubandio, menyambut baik kabar baik tersebut. Menurutnya, pulihnya sektor pariwisata akan membawa dampak positif bagi seluruh stakeholder industri pariwisata, termasuk para pelaku usaha pariwisata, tenaga kerja, dan masyarakat sekitar destinasi wisata.
Wishnutama juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha pariwisata, dan masyarakat dalam membangun kembali industri pariwisata yang lebih tangguh dan berkelanjutan. Ia berharap agar semua pihak dapat bersinergi dan berkolaborasi dalam upaya mendukung pemulihan sektor pariwisata.
Selain itu, Sandiaga Uno juga menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan wisatawan tetap menjadi prioritas utama dalam memulihkan sektor pariwisata. Oleh karena itu, penerapan protokol kesehatan yang ketat akan terus diterapkan di seluruh destinasi wisata, termasuk hotel, restoran, dan tempat-tempat wisata lainnya.
Dengan adanya optimisme dari pemerintah dan stakeholder industri pariwisata, diharapkan sektor pariwisata Indonesia dapat segera pulih dan kembali menjadi salah satu tulang punggung perekonomian bangsa. Semua pihak diharapkan dapat berperan aktif dalam mendukung pemulihan sektor pariwisata demi terciptanya industri pariwisata yang lebih berkembang dan berdaya saing.