Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan bahwa pemerintah akan terus mendorong pengembangan pariwisata halal di Indonesia. Hal tersebut disampaikan dalam acara pembukaan Indonesia Halal Lifestyle Center di Jakarta, Rabu (10/11).

Menparekraf Sandiaga Uno menjelaskan bahwa pariwisata halal menjadi salah satu fokus utama dalam upaya membangkitkan sektor pariwisata yang terdampak pandemi. “Kami terus mendorong pengembangan pariwisata halal karena potensi pasar yang besar,” ujarnya.

Acara pembukaan Indonesia Halal Lifestyle Center juga dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pejabat terkait, termasuk Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Menparekraf Sandiaga Uno berharap dengan adanya pusat tersebut, pariwisata halal dapat semakin berkembang dan menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara.

Menurut Menparekraf Sandiaga Uno, potensi pasar pariwisata halal di Indonesia sangat besar mengingat mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam. Hal ini menjadi peluang yang harus dimanfaatkan dengan baik untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi di sektor pariwisata.

Pemerintah juga akan terus melakukan berbagai langkah strategis untuk mendukung pengembangan pariwisata halal, termasuk dengan menggali potensi destinasi wisata yang ramah untuk wisatawan muslim. Hal tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya tarik pariwisata Indonesia di mata dunia.

Menparekraf Sandiaga Uno juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mengembangkan pariwisata halal. Dengan kerjasama yang baik, diharapkan pariwisata halal dapat menjadi salah satu andalan Indonesia dalam menarik wisatawan dari berbagai negara.

Selain itu, Menparekraf Sandiaga Uno juga berencana untuk menggelar berbagai kegiatan promosi pariwisata halal secara masif, baik di dalam maupun luar negeri. Hal ini sebagai upaya untuk meningkatkan branding pariwisata halal Indonesia dan meningkatkan kunjungan wisatawan.

Menparekraf Sandiaga Uno berharap dengan adanya upaya-upaya tersebut, pariwisata halal di Indonesia dapat kembali pulih dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian nasional. “Kita optimis bahwa pariwisata halal akan menjadi salah satu andalan utama dalam pemulihan sektor pariwisata di masa mendatang,” tutupnya.