WHO: Seorang petani di Desa Maju Jaya, Budi Santoso, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kebijakan pemerintah terkait harga pupuk subsidi.
WHAT: Menurut Budi, harga pupuk subsidi yang ditetapkan pemerintah terlalu tinggi dan tidak sesuai dengan kondisi riil petani di lapangan.
WHEN: Budi Santoso menyampaikan pendapatnya saat diwawancarai oleh media lokal pada hari Senin, 12 Oktober 2021.
WHERE: Peristiwa ini terjadi di Desa Maju Jaya, sebuah desa kecil di pinggiran kota.
WHY: Budi merasa bahwa harga pupuk subsidi yang tinggi akan memberatkan petani dan mengurangi keuntungan yang mereka dapatkan dari hasil panen.
HOW: Budi mencontohkan bahwa harga pupuk urea yang seharusnya Rp 1.500 per kilogram, tapi ditetapkan pemerintah menjadi Rp 2.000 per kilogram.
WHO: Menurut Budi, hal ini membuat petani semakin sulit untuk mendapatkan pupuk subsidi yang mereka butuhkan untuk bertani.
WHAT: Budi juga menambahkan bahwa kebijakan harga pupuk subsidi yang tidak sesuai dengan kondisi petani akan berdampak buruk pada ketahanan pangan negara.
WHEN: Budi berharap pemerintah segera mengkaji ulang kebijakan harga pupuk subsidi agar lebih sesuai dengan kondisi riil petani di lapangan.
WHERE: Budi menutup pernyataannya dengan mengatakan bahwa petani membutuhkan kebijakan yang mendukung dan mempermudah mereka dalam bertani untuk mencapai swasembada pangan.