BPJN Riau Mempercepat Perbaikan Jalan Nasional untuk Dukung Arus Mudik Lebaran 2026
Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau mempercepat pemeliharaan rutin di sejumlah titik jalan nasional guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan yang melintasi Provinsi Riau. Kepala BPJN Riau Yohanis Tulak Todingrara menjelaskan bahwa total panjang jalan nasional di wilayah tersebut mencapai 1.258,90 kilometer. Berdasarkan evaluasi terkini, kondisi kemantapan jalan didominasi oleh kategori baik dan sedang. “Dari total panjang jalan tersebut, sepanjang 545,51 kilometer atau 43,37 persen dalam kondisi baik, sementara 623,55 kilometer atau 49,57 persen berkategori sedang,” ujar Yohanis, Rabu (11/3/2026).
Adapun sisanya, sepanjang 86,06 kilometer atau 6,84 persen dalam kondisi rusak ringan, dan 3,80 kilometer atau 0,22 persen mengalami rusak berat. BPJN Riau saat ini tengah memprioritaskan perbaikan pada beberapa ruas krusial, antara lain, lintas Timur: Ruas Simpang Kayu Ara–Batas Pelalawan (Km 22) dan Batas Pelalawan–Sekijang Mati (Km 29), lintas Utara: Ruas Simpang Balam–Simpang Batang, Batas Kota Duri, serta jalur Duri–Kandis–Simpang Palas hingga Siak II Pekanbaru, serta lintas Barat dan Selatan: Ruas Rantau Berangin–Batas Sumbar (Km 104), Simpang Lago–Pematang Reba, hingga Siberida–Batas Jambi.
Selain itu, pemeliharaan juga menyasar jalur Simpang Ujung Tanjung–Bagan Siapi-api, Marpoyan–Batas Kuansing (Km 34), hingga Muara Lembu–Batas Sumbar (Km 182). Yohanis menegaskan bahwa pekerjaan utama meliputi penutupan lubang (patching) serta pemeliharaan rutin pada jembatan. Seluruh kegiatan lapangan diproyeksikan selesai sepuluh hari sebelum hari raya. “Target kami pekerjaan tuntas pada H-10 Lebaran. Standar utamanya adalah jalan harus aman dan fungsional bagi pemudik yang menggunakan mobil maupun sepeda motor,” katanya. (Bil)