Mahasiswi korban pembacokan di lingkungan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Farradhilla Ayu Pramesti, dilaporkan terus membaik setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Meski kondisinya mulai stabil, korban masih terlihat lemah dan harus menjalani rawat jalan. Kuasa hukum korban dari Pemuda Sahabat Hukum Indonesia (PSHI), Suherdi SH, menjelaskan bahwa ia terakhir menjenguk Farradhilla pada Sabtu lalu dan memastikan perkembangan positif.
Suherdi mendampingi korban sejak perawatan di RSUD Arifin Achmad hingga kembali ke rumah keluarganya di Pekanbaru. “Kondisi korban sudah mulai stabil dan membaik. Namun masih terlihat lemah dan masih membutuhkan rawat jalan,” ujar Suherdi, Minggu (8/3/2026). Korban mengalami luka serius akibat serangan senjata tajam di beberapa bagian tubuh, termasuk kepala belakang, kening, punggung, dan pergelangan tangan. Luka-luka tersebut masih dalam perawatan dan sebagian dibalut perban.
Suherdi menambahkan bahwa pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada Polresta Pekanbaru dan berharap korban mendapatkan keadilan. Saat ini, Farradhilla tetap menjalani pemulihan di rumah dengan pendampingan keluarga dan tim hukum, sambil mengikuti pemeriksaan lanjutan dalam proses penyidikan.
Berita ini diunggah oleh Beritariau.com, Pekanbaru. Farradhilla Ayu Pramesti, mahasiswi korban pembacokan di lingkungan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, terus membaik setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Meski kondisinya stabil, korban masih terlihat lemah dan harus menjalani rawat jalan.
Kuasa hukum korban, Suherdi SH, menjelaskan bahwa ia terakhir menjenguk Farradhilla pada Sabtu lalu dan memastikan perkembangan positif. Korban mengalami luka serius akibat serangan senjata tajam di beberapa bagian tubuh dan masih dalam perawatan di rumah dengan pendampingan keluarga dan tim hukum. Suherdi menyerahkan proses hukum kepada Polresta Pekanbaru dan berharap korban mendapatkan keadilan.