BAZNAS RI Berhasil Berdayakan Mustahik Melalui Program ZChicken di Riau

Pekanbaru – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berhasil memberdayakan Wulan, mustahik binaan program ZChicken di Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, Riau. Wulan kini mampu mengembangkan usaha ayam krispi dan meraup omzet hingga ratusan ribu rupiah per hari, meski sedang hamil.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa zakat yang dikelola BAZNAS mampu memberikan dampak nyata bagi mustahik.

Program ZChicken menjadi bukti bahwa zakat yang disalurkan para muzaki melalui BAZNAS benar-benar kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan dalam delapan asnaf,” ujar Saidah dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (1/3/2026).

Keberhasilan Wulan menjadi gambaran nyata semangat mustahik dalam memperbaiki taraf hidup di tengah keterbatasan. Bahkan, kondisi hamil tidak menghalangi Wulan untuk tetap produktif dan mengembangkan usahanya.

BAZNAS memastikan setiap penerima manfaat mendapat pendampingan berkelanjutan. Dengan begitu, bantuan yang diberikan tidak berhenti sebagai stimulus jangka pendek, melainkan menjadi fondasi usaha yang berkelanjutan.

BAZNAS akan terus memperluas program ZChicken ke berbagai wilayah agar semakin banyak mustahik yang memperoleh kesempatan untuk berdaya,” tegas Saidah.

Program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat yang BAZNAS kelola diharapkan terus berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Keberhasilan ini merupakan buah dari amanah para muzaki. Kami mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS agar semakin banyak mustahik pelaku usaha kecil yang bisa diberdayakan,” kata Saidah.

Wulan mengaku bersyukur atas dukungan yang diberikan BAZNAS melalui program ZChicken. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti, terutama di tengah persiapannya menyambut kelahiran buah hati.

Alhamdulillah, berkat bantuan dan dukungan dari BAZNAS, sekarang saya mampu mendapatkan omzet berkisar antara Rp300 ribu hingga Rp700 ribu per hari, angka yang sebelumnya sulit saya bayangkan. Penghasilan dari usaha ini sangat membantu untuk kebutuhan sehari-hari dan persiapan melahirkan,” ujar Wulan.

Pendampingan yang dilakukan BAZNAS membuat Wulan mampu berinovasi dengan beragam menu lain, seperti nasi goreng, mi goreng, seblak, dan aneka camilan. Strategi ini terbukti efektif meningkatkan omzet harian.

Wulan berharap, program ZChicken dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat serupa. Baginya, dukungan BAZNAS tidak hanya memberikan peluang usaha, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri untuk berdaya secara ekonomi.