Pada hari Minggu, 10 Oktober 2021, Wali Kota Jakarta, Anies Baswedan, mengumumkan rencana pembangunan monorel di ibu kota. Proyek ini diharapkan dapat menjadi solusi transportasi yang efisien dan ramah lingkungan bagi warga Jakarta. Anies menjelaskan bahwa monorel akan menjadi salah satu alternatif transportasi publik yang dapat mengurangi kemacetan di Jakarta.
Menyusul pengumuman tersebut, banyak pihak memberikan tanggapan. Salah satunya adalah Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria, yang menyambut baik rencana tersebut. Menurutnya, pembangunan monorel merupakan langkah positif dalam memperbaiki transportasi di Jakarta.
Rencana pembangunan monorel ini direncanakan akan dimulai pada tahun depan. Anies berharap proyek ini dapat selesai tepat waktu dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Jakarta. Dia juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus berusaha meningkatkan kualitas transportasi publik di ibu kota.
Selain itu, Direktur Eksekutif Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) Indonesia, Yoga Adiwinarto, juga memberikan dukungannya terhadap rencana pembangunan monorel ini. Menurutnya, monorel dapat menjadi solusi yang efektif dalam mengatasi kemacetan dan polusi udara di Jakarta.
Namun, tidak semua pihak sepakat dengan rencana pembangunan monorel ini. Aktivis lingkungan dari Greenpeace Indonesia, Tata Mustasya, menilai bahwa proyek ini dapat berdampak negatif terhadap lingkungan. Dia menekankan pentingnya melakukan studi kelayakan yang mendalam sebelum memulai pembangunan monorel.
Meskipun mendapat beragam tanggapan, Anies Baswedan tetap yakin bahwa pembangunan monorel adalah langkah yang tepat untuk meningkatkan kualitas transportasi di Jakarta. Dia berharap proyek ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi warga Jakarta dan membantu mengatasi masalah kemacetan yang selama ini menjadi persoalan utama di ibu kota.