Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti mengadakan Safari Ramadan 1447 Hijriah di sembilan kecamatan mulai 23 Februari hingga 10 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk pembinaan keagamaan, penguatan silaturahmi, dan peningkatan kepedulian sosial kepada masyarakat. Safari Ramadan dilaksanakan di masjid dan musholla setiap kecamatan, menghadirkan penceramah dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag Kepulauan Meranti yang memberikan tausiah dan pembinaan umat.

Selain aspek keagamaan, kegiatan ini juga meliputi penyaluran santunan bagi masyarakat kurang mampu. Dana santunan bersumber dari zakat ASN Kemenag sebagai wujud kepedulian sosial dan tanggung jawab ASN terhadap masyarakat. Kepala Kantor Kemenag Kepulauan Meranti, Drs. H. Sulman, menyatakan, “Safari Ramadan ini tidak hanya menjadi sarana pembinaan umat melalui tausiah, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata kepedulian sosial melalui penyaluran zakat ASN kepada masyarakat yang membutuhkan.”

Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat ukhuwah, menumbuhkan semangat berbagi, serta memperkuat nilai-nilai moderasi beragama di tengah masyarakat. Kemenag Kepulauan Meranti menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan keagamaan yang inklusif, menyejukkan, dan bermanfaat langsung bagi seluruh lapisan masyarakat. Keberlangsungan Safari Ramadan ini menjadi bukti nyata dari upaya Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti dalam meningkatkan keberagaman dan kepedulian sosial di wilayah tersebut.

Acara ini juga menjadi sarana untuk memperluas jaringan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas kehidupan beragama dan sosial di Kabupaten Kepulauan Meranti. Dengan melibatkan berbagai pihak, Safari Ramadan diharapkan mampu memberikan manfaat yang nyata bagi perkembangan spiritual dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Dalam upaya mencapai kesuksesan acara Safari Ramadan, Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti menggandeng berbagai pihak terkait, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, dan para dermawan yang peduli terhadap pembinaan keagamaan dan kesejahteraan sosial di wilayah tersebut. Melalui upaya kolaboratif ini, diharapkan pesan-pesan kebaikan dan nilai-nilai keagamaan dapat tersebar luas dan memberikan dampak positif bagi masyarakat yang menjadi sasaran kegiatan ini.