Dalam sebuah wawancara dengan Kepala Dinas Kesehatan Kota Jakarta Selatan, dr. Siti Halimah, diketahui bahwa jumlah kasus positif COVID-19 di wilayah tersebut terus mengalami peningkatan. Hingga saat ini, tercatat ada 500 kasus positif COVID-19 di Jakarta Selatan.

Menurut dr. Siti Halimah, peningkatan kasus ini disebabkan oleh tingginya mobilitas masyarakat dan kurang disiplinnya dalam menerapkan protokol kesehatan. “Kami terus mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak agar dapat memutus rantai penyebaran virus,” ujar dr. Siti Halimah.

Kasus positif COVID-19 ini juga berdampak pada ketersediaan tempat tidur di rumah sakit. Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Jakarta Selatan, dr. Budi Santoso, mengatakan bahwa tingkat keterisian tempat tidur untuk pasien COVID-19 sudah mencapai 80%.

Pemerintah Kota Jakarta Selatan pun terus melakukan langkah-langkah untuk menekan penyebaran virus. Mereka gencar melakukan tracing dan testing terhadap kontak erat pasien positif COVID-19.

Warga pun diminta untuk tidak lengah meskipun vaksinasi COVID-19 telah dimulai. “Vaksinasi merupakan langkah penting dalam mengurangi risiko tertular COVID-19, namun tetap harus diimbangi dengan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan,” tambah dr. Siti Halimah.

Sementara itu, Pemerintah Kota Jakarta Selatan juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan ketersediaan obat dan alat kesehatan yang dibutuhkan dalam penanganan pasien COVID-19.

Meskipun demikian, dr. Siti Halimah menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik. Yang terpenting saat ini adalah menjaga kesehatan dan kebersihan diri serta lingkungan sekitar. “Kami akan terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik dalam penanganan COVID-19 di Jakarta Selatan,” tutup dr. Siti Halimah.