Pemerintah Kabupaten Bandung Barat akan segera melakukan penutupan total objek wisata di daerah tersebut dalam rangka memutus penyebaran virus corona. Hal ini disampaikan oleh Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna, dalam keterangan resminya. Penutupan objek wisata ini akan mulai berlaku pada tanggal 1 April 2021 mendatang.

“Akan dilakukan penutupan total terhadap objek wisata mulai tanggal 1 April 2021. Ini sebagai upaya kita untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kabupaten Bandung Barat,” kata Bupati Aa Umbara Sutisna.

Keputusan penutupan objek wisata ini diambil setelah melihat tingginya jumlah kasus positif covid-19 yang terus meningkat di Kabupaten Bandung Barat. Pemerintah daerah berharap dengan penutupan ini dapat menekan penyebaran virus corona di wilayah tersebut.

“Kita melihat tren kasus positif covid-19 yang terus meningkat di daerah kita. Oleh karena itu, penutupan objek wisata ini menjadi langkah yang tepat untuk memutus rantai penyebaran virus corona di Kabupaten Bandung Barat,” jelas Bupati.

Selain penutupan objek wisata, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat juga akan mengoptimalkan sosialisasi protokol kesehatan di masyarakat. Hal ini dilakukan agar masyarakat lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus corona.

“Kita juga akan terus mengoptimalkan sosialisasi protokol kesehatan di masyarakat. Kita harapkan masyarakat dapat lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan demi kebaikan bersama,” tambah Bupati.

Bupati Aa Umbara Sutisna juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bandung Barat untuk tetap tenang dan tidak panik dalam menghadapi pandemi ini. Pemerintah daerah akan terus berupaya untuk melindungi dan menjaga kesehatan masyarakat di tengah pandemi covid-19.