Petugas Damkar UPT Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis berhasil mengevakuasi seekor monyet jenis beruk yang sudah meresahkan warga. Evakuasi dilakukan setelah menerima laporan dari warga sekitar bahwa monyet tersebut sering merusak tanaman dan membuat keonaran di lingkungan sekitar.

Evakuasi dilakukan pada hari Selasa, 15 Februari 2022, di sebuah pemukiman warga di wilayah Kabupaten Bengkalis. Petugas Damkar UPT Rupat Utara langsung merespons laporan tersebut dan segera mendatangi lokasi untuk mengevakuasi monyet beruk tersebut.

Monyet beruk yang berhasil dievakuasi oleh petugas Damkar merupakan hewan liar yang sering kali membuat ketakutan bagi warga sekitar. Dengan evakuasi ini, diharapkan dapat mengurangi kecemasan dan gangguan yang dirasakan oleh warga akibat keberadaan monyet tersebut.

Evakuasi berlangsung lancar tanpa ada kendala yang signifikan. Petugas Damkar UPT Rupat Utara berhasil menangkap monyet beruk tersebut dengan menggunakan perangkap khusus yang telah disiapkan sebelumnya.

Masyarakat sekitar merasa lega dengan evakuasi tersebut dan mengapresiasi kerja keras petugas Damkar UPT Rupat Utara. Mereka berharap agar kejadian serupa tidak terulang lagi di kemudian hari.

Kepala Damkar UPT Rupat Utara, Ahmad, menyatakan bahwa evakuasi monyet beruk ini merupakan bagian dari tugas mereka untuk melindungi dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Ia juga mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap keberadaan hewan liar di sekitar pemukiman.

Monyet beruk yang berhasil dievakuasi kemudian dibawa ke tempat penampungan hewan liar untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. Petugas berencana untuk melepas monyet tersebut kembali ke habitatnya setelah dipastikan kondisinya sehat.

Evakuasi monyet beruk ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan. Hal ini dapat mengurangi kemungkinan hewan liar seperti monyet masuk ke pemukiman warga.

Dengan adanya evakuasi ini, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi warga sekitar. Tindakan preventif seperti ini perlu terus dilakukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan mencegah konflik antara manusia dan hewan liar.