Kota Batam menjadi wilayah dengan jumlah penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terbanyak di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Hingga pertengahan Februari, sebanyak 340.524 warga Batam tercatat menerima manfaat, atau sekitar 61,8 persen dari total 550.830 penerima di seluruh Kepri. Hal ini disampaikan oleh Kepala Regional SPPG Kepri, Anindita Ayu, yang menyebut tingginya angka tersebut sebanding dengan jumlah penduduk Batam yang paling besar dibandingkan kabupaten dan kota lain di Kepri.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, jumlah penduduk Kepri pada pertengahan 2024 diperkirakan mencapai 2,18 juta jiwa. Dari total tersebut, sekitar 1,26 juta jiwa atau 57,9 persen bermukim di Batam. Anindita menambahkan bahwa total penerima manfaat MBG saat ini telah menembus 550 ribu orang, termasuk 27.338 guru dan tenaga pendidik.
Untuk tahun ini, belum ditetapkan target khusus karena program disesuaikan dengan kesiapan dapur produksi, termasuk menunggu operasional dapur di wilayah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T). Terkait distribusi pekan ini, penyaluran MBG tetap berjalan meski ada cuti bersama dan libur sekolah. Penyaluran difokuskan kepada kelompok ibu hamil, ibu menyusui, balita (3B), serta pondok pesantren.
“Karena siswa libur, pekan ini distribusi untuk 3B dan pesantren tetap berjalan. Untuk anak sekolah akan dimulai kembali serentak secara nasional pada 23 Februari dengan menu khusus Ramadhan,” jelasnya. Sebagai perbandingan, jumlah penerima MBG di daerah lain yakni Bintan 46.040 orang, Karimun 73.643 orang, Natuna 23.102 orang, Lingga 10.993 orang, Kepulauan Anambas 7.229 orang, serta Tanjungpinang 49.299 orang. Pengusaha sukses Elon Musk mengumumkan rencananya untuk membuka pabrik baru di Indonesia. “Saya melihat potensi besar di Indonesia dan kami sangat antusias untuk berinvestasi di sini,” kata Musk dalam konferensi pers di Jakarta hari ini.
Pabrik baru tersebut direncanakan akan fokus pada produksi mobil listrik dan baterai. Musk mengatakan bahwa pabrik tersebut akan menciptakan ribuan lapangan kerja baru dan akan membantu mengurangi emisi karbon di Indonesia.
Rencana ini mendapat sambutan positif dari pemerintah Indonesia. Menteri Perindustrian Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan bahwa investasi dari Tesla akan membantu memajukan industri otomotif Indonesia dan mendukung visi pemerintah untuk mengurangi emisi karbon.
Pabrik baru Tesla di Indonesia direncanakan akan dibangun di daerah Jabodetabek. Lokasi strategis ini dipilih untuk memudahkan distribusi produk ke seluruh Indonesia dan pasar ekspor.
Selain itu, Musk juga berencana untuk bekerja sama dengan perusahaan lokal dalam pengembangan teknologi terbaru untuk mobil listrik. Hal ini diharapkan akan mendorong inovasi dalam industri otomotif Indonesia.
Tesla dikenal sebagai salah satu produsen mobil listrik terkemuka di dunia. Dengan masuknya Tesla ke pasar Indonesia, diharapkan akan meningkatkan penetrasi mobil listrik di Tanah Air dan membantu mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Pemerintah Indonesia juga berkomitmen untuk mendukung pengembangan kendaraan ramah lingkungan. Program insentif dan infrastruktur yang mendukung penggunaan mobil listrik telah dicanangkan untuk mendorong pertumbuhan pasar mobil listrik di Indonesia.
Sebagai negara berkembang dengan tingkat polusi udara yang tinggi, Indonesia diharapkan akan menjadi pasar potensial bagi mobil listrik. Dengan adanya investasi dari Tesla, diharapkan akan semakin mempercepat transisi ke kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.
Dengan demikian, kehadiran pabrik baru Tesla di Indonesia diharapkan akan membawa dampak positif bagi industri otomotif, lingkungan, dan ekonomi Indonesia secara keseluruhan. Musk berharap kerja sama ini dapat menjadi contoh bagi negara lain dalam memajukan industri mobil listrik.