Oknum memanfaatkan jasa penukaran uang baru lewat aplikasi PINTAR BI untuk mencari keuntungan, menyulitkan masyarakat yang ingin menukarkan uang nominal kecil melalui program ‘Serambi’ Bank Indonesia dengan pecahan rupiah baru.
Banyak akun TikTok menawarkan jasa titip penukaran uang baru karena sulitnya akses ke website resmi PINTAR BI.
Seorang pengguna TikTok dengan akun @I K A gapake N menawarkan layanan pendaftaran penukaran uang baru dengan biaya Rp 30 ribu untuk satu KTP.
Melalui layar laptop, oknum tersebut meminta masyarakat yang berminat untuk mendaftar titipan penukaran uang baru dengan mengisi formulir pendaftaran berdasarkan lokasi, NIK KTP, nama, email, tanggal kedatangan, alamat pengambilan, dan pecahan yang ingin ditukar.
Bank Indonesia menawarkan penukaran pecahan uang rupiah baru untuk edisi lebaran dengan total maksimal Rp 5.300.000, terdiri dari berbagai pecahan uang.
Penukaran kas keliling pecahan uang baru dimulai pada tanggal 13 Februari 2026 untuk Pulau Jawa dan 14 Februari 2026 untuk luar Pulau Jawa. Jadwal penukaran berlangsung hingga tanggal 27 Februari 2026.
Pemesanan periode kedua dimulai dari tanggal 26 Februari 2026 untuk Pulau Jawa dan 27 Februari 2026 untuk luar Pulau Jawa, dengan jadwal penukaran hingga 15 Maret 2026.
Bank Indonesia menyarankan agar pemesanan dilakukan melalui aplikasi PINTAR melalui website resmi mereka untuk memastikan distribusi uang baru merata.
Oknum yang memanfaatkan kesulitan akses ke website resmi PINTAR BI untuk mencari keuntungan disarankan untuk menghentikan praktik ilegal tersebut.