Pemerintah Kota Jakarta akan segera meluncurkan program vaksinasi massal untuk mempercepat penanganan pandemi Covid-19. “Kami berharap dengan adanya program vaksinasi massal ini, masyarakat Jakarta dapat segera mendapatkan perlindungan dari virus corona,” kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Vaksinasi massal ini direncanakan akan dimulai pada tanggal 10 Februari 2021 di beberapa lokasi strategis di Jakarta. Sasaran vaksinasi massal ini adalah seluruh warga Jakarta yang berusia di atas 18 tahun. “Kami akan menyediakan fasilitas dan tenaga medis yang siap memberikan vaksin kepada masyarakat secara gratis,” tambah Anies.

Program vaksinasi massal ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Kesehatan dan Badan Kesehatan Dunia (WHO). Mereka menilai langkah ini sangat penting untuk memutus rantai penularan virus corona di Jakarta. “Vaksinasi massal merupakan salah satu langkah efektif dalam mengendalikan penyebaran Covid-19,” ujar juru bicara Kementerian Kesehatan.

Selain itu, Pemerintah Kota Jakarta juga akan bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk rumah sakit swasta dan puskesmas, untuk mendukung kelancaran pelaksanaan program vaksinasi massal ini. “Kami berharap kolaborasi ini dapat mempercepat proses vaksinasi dan mencapai target herd immunity di Jakarta,” kata Anies.

Meskipun demikian, Pemerintah Kota Jakarta tetap mengingatkan masyarakat agar tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan meski sudah divaksin. “Vaksin bukanlah jaminan untuk tidak terpapar virus corona, oleh karena itu penting untuk tetap menjaga jarak, mencuci tangan, dan menggunakan masker,” tegas Anies.

Dengan adanya program vaksinasi massal ini, diharapkan angka kasus positif Covid-19 di Jakarta dapat segera turun dan aktivitas masyarakat dapat kembali normal. “Kami berharap bahwa dengan kerjasama dan partisipasi semua pihak, kita dapat segera melawan pandemi ini dan melindungi seluruh warga Jakarta,” tutup Anies.