Pemerintah Kabupaten Bogor menetapkan status siaga darurat banjir selama satu bulan ke depan menyusul meluapnya sungai Ciliwung akibat hujan deras yang terus mengguyur wilayah tersebut. Bupati Bogor, Ade Yasin, mengatakan keputusan ini diambil untuk mengantisipasi terjadinya banjir yang lebih parah dan memastikan keselamatan warga.
“Kami telah menetapkan status siaga darurat banjir selama satu bulan ke depan. Langkah ini diambil untuk menghindari dampak buruk yang lebih besar akibat luapan sungai Ciliwung,” kata Ade Yasin dalam keterangannya, Senin (10/5).
Banjir yang melanda Kabupaten Bogor ini telah menyebabkan puluhan rumah terendam dan ribuan warga terpaksa mengungsi ke tempat-tempat yang lebih aman. Tim SAR gabungan pun telah dikerahkan untuk membantu evakuasi dan memberikan bantuan kepada korban banjir.
“Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan keselamatan warga yang terdampak banjir. Tim SAR gabungan telah dikerahkan dan kami juga telah mendirikan posko-posko pengungsian untuk memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan,” tambah Ade Yasin.
Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Bogor ini diprediksi akan terus berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Hal ini membuat Pemerintah Kabupaten Bogor terus melakukan pemantauan dan siaga untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk yang dapat terjadi.
“Kami terus memantau perkembangan cuaca dan sungai-sungai yang berpotensi meluap. Kita tidak boleh lengah dalam menghadapi bencana alam seperti ini. Keselamatan warga adalah prioritas utama kami,” ujar Ade Yasin.
Pemerintah Kabupaten Bogor juga mengimbau kepada seluruh warga untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas terkait. Masyarakat diminta untuk tidak berada di sekitar sungai saat intensitas hujan tinggi dan segera mengungsi ke tempat yang lebih aman jika air sungai mulai meluap.
“Saya mengimbau kepada seluruh warga untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas. Jangan berada di sekitar sungai saat hujan deras dan segera mengungsi jika situasi memburuk. Keselamatan kita bersama adalah tanggung jawab kita semua,” tutup Ade Yasin.