Pemerintah Kota Batam memastikan ketersediaan stok kebutuhan pokok dalam kondisi aman hingga Lebaran, seiring digelarnya operasi pasar murah secara masif di sembilan kecamatan mainland.

Operasi pasar murah ini berlangsung selama lima hari, mulai Senin, 9 Februari hingga Jumat, 13 Februari 2026, dengan lokasi yang berpindah-pindah di setiap kecamatan. Kecamatan Batu Aji menjadi salah satu titik pelaksanaan di hari pertama.

Kepala Bagian Perekonomian Kota Batam, Firman Hidayat, menegaskan bahwa ketersediaan stok bahan pokok untuk masyarakat Batam dalam kondisi mencukupi.

“Kalau kestokan itu kan biasa di Bulog. Kita hanya menekan ini. Kalau untuk Kota Batam saat ini insya Allah sampai lebaran cukup. Kita juga bersama Disperindag melakukan pengawasannya setiap hari,” jelas Firman.

Selain Bulog, operasi pasar murah ini juga melibatkan asosiasi distributor Kota Batam, sektor perikanan, hingga penyedia buah dan sayuran, sehingga komoditas yang dijual cukup beragam.

Firman menambahkan, sosialisasi kegiatan dilakukan melalui camat, lurah, serta perangkat RT dan RW agar informasi operasi pasar murah dapat menjangkau masyarakat luas dan tepat sasaran.

Operasi pasar murah tersebut juga melibatkan asosiasi distributor Kota Batam, sektor perikanan, serta penyedia buah dan sayuran.

Firman menjelaskan bahwa sosialisasi kegiatan dilakukan melalui camat, lurah, serta perangkat RT dan RW agar informasi operasi pasar murah dapat menjangkau masyarakat luas dan tepat sasaran.

Menurut Firman, pihaknya bersama Disperindag terus melakukan pengawasan setiap hari untuk memastikan ketersediaan stok kebutuhan pokok hingga Lebaran.