Pemerintah Provinsi Riau telah melantik jajaran pengurus Ikatan Putera Pekanbaru (IPP) sebagai langkah awal untuk membangun organisasi mandiri, solid, dan berdaya guna bagi masyarakat Kota Pekanbaru. Pelantikan ini merupakan momentum penting bagi IPP untuk merealisasikan program kerja jangka pendek maupun jangka panjang.
Pelantikan tersebut dilakukan di Lapangan Bukit Putera Senapelan pada Minggu (8/2/2026). Ketum IPP, Muflihun, menyatakan bahwa IPP telah menyiapkan program strategis untuk memperkuat organisasi dan memberdayakan anggotanya. Program tersebut meliputi pembinaan UMKM, pembentukan LBH, penguatan ketahanan pangan, dan pengembangan kegiatan bibit tanaman pangan.
IPP berkomitmen untuk bersinergi dengan pemerintah, baik Pemko Pekanbaru maupun Pemprov Riau, sebagai mitra strategis dalam mendukung program pembangunan daerah. Saat ini, IPP memiliki sekitar 210 anggota dari berbagai latar belakang dan akan membentuk kepengurusan hingga tingkat kecamatan untuk memperluas jangkauan organisasi.
Muflihun menegaskan bahwa IPP harus aktif dan konsisten dalam memberikan manfaat bagi masyarakat Pekanbaru. IPP menjadi wadah bagi putera daerah yang memiliki ikatan emosional dengan kota tersebut, dengan semangat yang sama membangun Kota Pekanbaru.
Keberadaan IPP diharapkan dapat memperkuat silaturahmi dan merapatkan sekat antarsuku di Pekanbaru. Selain itu, IPP diharapkan menjadi tempat kebersamaan dan saling mendukung bagi seluruh anggotanya, tanpa memandang asal daerah mereka.
Muflihun menekankan pentingnya kolaborasi dalam membangun kampung halaman bersama. IPP merupakan wadah untuk tumbuh dan berkontribusi bagi Pekanbaru, tanpa ada jarak di antara anggotanya.