Puluhan warga di Desa Banjarbaru, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, mengalami keracunan makanan setelah mengonsumsi makanan berbuka puasa yang disediakan oleh panitia takmir masjid setempat. Kejadian ini terjadi pada Selasa (10/8) malam, sekitar pukul 18.30 WIB, ketika para warga berkumpul untuk berbuka puasa bersama di masjid.
Korban keracunan makanan ini bermula saat panitia takmir masjid menyajikan nasi goreng dan kolak kepada para jamaah yang hadir. Namun, setelah mengonsumsi makanan tersebut, sebagian besar jamaah mulai merasakan gejala keracunan seperti mual, muntah, dan diare. Mereka kemudian dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Menurut Kepala Desa Banjarbaru, Sugiarto, sebanyak 30 warga dilaporkan mengalami keracunan makanan dan saat ini sedang menjalani perawatan di puskesmas. “Kami telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk mengetahui penyebab pasti dari kejadian ini agar dapat diantisipasi agar tidak terulang di kemudian hari,” ujar Sugiarto.
Sementara itu, Kapolsek Tegalrejo, AKP Bambang, mengatakan pihak kepolisian telah melakukan olah TKP di masjid dan mengumpulkan sampel makanan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di laboratorium. “Kami akan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan untuk mengungkap penyebab keracunan makanan ini,” kata Bambang.
Hingga saat ini, belum diketahui dengan pasti apa penyebab keracunan makanan tersebut. Namun, beberapa saksi mengatakan bahwa makanan yang disajikan terlihat tidak segar dan kurang higienis. Pihak berwenang masih terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab keracunan yang menimpa puluhan warga Desa Banjarbaru ini.