Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tengah gencar mengejar target pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga mencapai 100 persen pada tahun 2026. Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, menegaskan hal ini dalam Rapat Evaluasi Pelaksanaan MBG Provinsi Kepri yang berlangsung di Gedung Daerah, Tanjungpinang, pada Kamis (5/2/2026).

Nyanyang menyoroti capaian pelaksanaan MBG di Kepri yang saat ini telah mencapai 79 persen. Target pemerintah daerah adalah menyelesaikan program ini sepenuhnya pada tahun 2026, sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang memprioritaskan MBG sebagai program nasional untuk meningkatkan gizi masyarakat.

Dalam rapat tersebut, Nyanyang menegaskan perlunya koordinasi yang solid antara Satgas MBG provinsi dengan Satgas MBG kabupaten dan kota. Beliau juga mengingatkan pentingnya ketersediaan bahan pangan agar tidak menjadi kendala dalam pelaksanaan program.

Tantangan distribusi di wilayah kepulauan terluar seperti Kabupaten Kepulauan Anambas dan Natuna menjadi perhatian Nyanyang. Untuk mengatasi hal ini, Pemerintah Provinsi Kepri telah meminta Perum Bulog untuk membangun gudang logistik di kedua daerah tersebut guna menjamin ketersediaan bahan pokok dan kelancaran Program MBG.

Nyanyang menekankan bahwa rapat evaluasi tersebut merupakan langkah bersama untuk memastikan pelaksanaan MBG di Kepri berjalan optimal tanpa kendala di lapangan. Upaya untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat melalui program ini terus dikejar demi kesejahteraan masyarakat Kepulauan Riau.