Pemerintah Kota Jakarta mengumumkan rencana penutupan sebagian jalan di kawasan Bundaran HI untuk meningkatkan trotoar dan ruang pedestrian. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko, dalam konferensi pers yang digelar hari ini.
“Kami berencana untuk menutup sebagian jalan di sekitar Bundaran HI untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi pejalan kaki. Hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan di kawasan tersebut,” ujar Sigit.
Pembangunan trotoar dan ruang pedestrian di kawasan Bundaran HI direncanakan akan dimulai pada bulan depan. Proyek ini diharapkan dapat selesai dalam waktu enam bulan sejak dimulainya pembangunan.
“Kami akan bekerja sama dengan pihak terkait untuk menyelesaikan proyek ini sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Semua pekerjaan akan dilakukan dengan memperhatikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan,” tambah Sigit.
Penutupan sebagian jalan di Bundaran HI ini juga dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi kemacetan yang sering terjadi di kawasan tersebut. Dengan memberikan ruang lebih untuk pejalan kaki, diharapkan akan mengurangi jumlah kendaraan yang melintas di area tersebut.
“Kami berharap dengan adanya peningkatan trotoar dan ruang pedestrian, masyarakat akan lebih memilih untuk berjalan kaki atau menggunakan transportasi umum. Hal ini dapat membantu mengurangi kemacetan dan polusi udara di kawasan Bundaran HI,” jelas Sigit.
Pemerintah Kota Jakarta juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait rencana penutupan jalan di Bundaran HI ini. Diharapkan dengan adanya sosialisasi, masyarakat akan lebih memahami dan mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas ruang publik di kawasan tersebut.
“Kami akan melakukan sosialisasi secara intensif kepada masyarakat tentang rencana penutupan jalan di Bundaran HI ini. Kami juga akan membuka jalur komunikasi bagi masyarakat yang ingin memberikan masukan atau saran terkait proyek ini,” tutup Sigit.