Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau telah menyalurkan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) kepada mahasiswa yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah Sumatera. Penyerahan bantuan UKT dilakukan secara simbolis di Ruang Senat Lantai 5 Gedung Rektorat UIN Suska Riau pada Selasa (3/2/2026). Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp98.770.000 untuk pembayaran UKT Semester Genap Tahun Akademik 2025–2026 bagi mahasiswa penerima manfaat.

Rektor UIN Suska Riau, Prof. Dr. Hj. Leny Nofianti, MS, SE, M.Si, Ak, CA, menyatakan bahwa kebijakan ini merupakan wujud kepedulian civitas akademika terhadap mahasiswa yang terdampak bencana. Selain bantuan UKT, universitas juga telah melakukan penggalangan dana tunai, sembako, serta kebutuhan sandang dan pangan sebelumnya.

Ada tiga kriteria utama mahasiswa penerima bantuan UKT, yaitu mahasiswa yang mengalami kerusakan hunian akibat bencana, mahasiswa yang orang tua atau walinya mengalami kecacatan atau meninggal dunia, serta mahasiswa yang terdampak kelumpuhan ekonomi keluarga akibat rusaknya sumber mata pencaharian.

Prof. Leny menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian civitas academica kepada mahasiswa yang membutuhkan bantuan. Dia berharap bantuan ini dapat meringankan beban para mahasiswa yang terdampak bencana agar dapat melanjutkan studi dengan tenang.

Dengan penyaluran bantuan ini, UIN Suska Riau berharap mahasiswa yang terdampak bencana tetap dapat melanjutkan studi dengan baik. Program ini juga menegaskan peran UIN Suska Riau sebagai institusi pendidikan responsif, inklusif, dan peka terhadap kondisi sosial mahasiswanya.