Puluhan warga di Desa Mekar Jaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terpaksa mengungsi akibat banjir bandang yang melanda wilayah mereka pada hari Minggu (12/09) malam. Banjir bandang disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan meluapnya Sungai Cihideung.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Bambang Suryaputra, menyatakan bahwa banjir bandang telah merendam ratusan rumah warga dan mengakibatkan kerugian materi yang cukup besar. “Kami sedang melakukan evakuasi dan penanganan darurat untuk membantu warga yang terdampak,” ujar Bambang.

Menurut informasi yang dihimpun, banjir bandang terjadi sekitar pukul 21.00 WIB dan menggenangi permukiman warga dengan ketinggian air mencapai 2 meter. Warga yang terdampak langsung berusaha menyelamatkan diri dan harta benda mereka.

Salah seorang warga yang berhasil dievakuasi, Siti Nurhayati (45), mengungkapkan kepanikannya saat banjir bandang melanda. “Kami tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga karena banjir datang begitu cepat dan tinggi,” ujar Siti.

Pemerintah setempat telah menyiagakan tim gabungan dari BPBD, TNI, dan relawan untuk membantu proses evakuasi dan penanganan pasca banjir bandang. Mereka juga menyediakan posko pengungsian bagi warga yang membutuhkan tempat berteduh.

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat banjir bandang di Desa Mekar Jaya. Namun, pihak terkait terus melakukan pemantauan dan penanganan agar situasi dapat segera terkendali.

Warga yang terdampak banjir bandang juga mendapatkan bantuan logistik berupa makanan, pakaian, dan perlengkapan lainnya dari berbagai pihak. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga selama mengungsi dan proses pemulihan pasca bencana.

Pemerintah daerah berjanji akan terus memberikan bantuan dan dukungan kepada warga yang terdampak banjir bandang. Mereka juga akan melakukan evaluasi untuk mencegah terjadinya bencana serupa di masa mendatang.