Sebuah kejadian langka terjadi di Desa Sungai Soriak, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, Kabupaten Kuantan Singingi, pada Selasa (1/4/2025) malam, ketika seorang tapir (Tapirus indicus), satwa liar yang dilindungi, muncul di permukiman warga. Pejabat Kepala Desa Sungai Soriak, Edison SY, SE, menyatakan bahwa tapir tersebut terlihat sekitar pukul 20.45 WIB dan diduga tersesat hingga masuk ke area permukiman.
Menanggapi kemunculan tapir tersebut, Raja Alatas, seorang tokoh masyarakat setempat, mengungkapkan bahwa menurut kepercayaan turun-temurun, kehadiran tapir adalah pertanda baik untuk musim tanam. Menurutnya, kehadiran tapir menandakan bahwa musim tanam akan membaik dan hasil pertanian akan selamat.
Raja Alatas juga menambahkan bahwa setelah Lebaran, masyarakat akan memulai penanaman padi di ladang. Ia berharap bahwa kemunculan tapir ini akan membawa berkah bagi hasil pertanian tahun ini dan berharap agar musim tanam membaik serta hasil pertanian melimpah.
Kejadian langka ini mendapat perhatian dari masyarakat setempat, terutama karena tapir jarang terlihat di daerah tersebut. Edison juga menegaskan bahwa kejadian seperti ini cukup langka dan tapir terakhir kali terlihat di desa tersebut sudah puluhan tahun yang lalu.
Dengan kepercayaan akan pertanda baik yang dibawa oleh kemunculan tapir, masyarakat Sungai Soriak berharap agar musim tanam tahun ini akan berjalan lancar dan hasil pertanian akan melimpah. Semoga kehadiran tapir ini membawa berkah bagi masyarakat setempat dan menjadi pertanda baik untuk masa depan pertanian di daerah tersebut.