Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Perdagangan (Disdag) terlibat dalam penguatan stok pasokan dan distribusi minyak goreng untuk mengantisipasi lonjakan permintaan selama Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HBKN) Puasa dan Lebaran. Operasi Pasar Murah di Kota Dumai menjadi salah satu langkah yang dilakukan.

Plt Kepala Disdag Dumai H Syahrinaldi menjelaskan bahwa operasi pasar murah tersebut bertujuan untuk memastikan pendistribusian minyak goreng merek Minyakita berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku. Hal ini sebagai upaya pemerintah daerah untuk mengawasi distribusi minyak goreng Minyakita di Kota Dumai guna mencegah kelangkaan seperti yang terjadi sebelumnya.

Kabid Perdagangan Dalam Negeri Nova Kurnia Sary menyampaikan bahwa distribusi minyak goreng Minyakita di Kota Dumai dilakukan bekerja sama dengan PT. Inti Benua Perkasatama dan distributor PT. Kota Mas Permai sejak tanggal 6 Maret hingga 21 Maret 2025. Selama periode tersebut, sebanyak 1.899 kotak minyak goreng Minyakita telah didistribusikan dengan harga Rp 14.700 per liter.

Masyarakat diminta untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan membeli minyak goreng di lokasi distribusi Minyakita, seperti Kantor Pos Dumai, kantor kecamatan, kantor kelurahan, Pasar Senggol, dan Pasar Pulau Payung. Nova berharap kegiatan ini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan minyak goreng dengan harga yang stabil dan terjangkau.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memantau distribusi minyak goreng bersubsidi guna mencegah penimbunan dan penyimpangan di lapangan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan pusat dalam memastikan ketersediaan minyak goreng selama HBKN Puasa dan Lebaran.